NIOSH Occupational Exposure Banding Process untuk Chemical Risk Management

Control banding (CB) adalah teknik yang digunakan untuk memandu penilaian dan pengelolaan risiko di tempat kerja. Ini adalah teknik yang bersifat generik untuk menentukan pengendalian (misalnya ventilasi dilusi, pengendalian engineering, containment, dsb.) yang diterapkan berdasarkan rentang (band) bahaya (seperti iritasi kulit/mata, sangat beracun, karsinogenik, dll.) dan besaran pajanan (kecil, sedang, besar).


Pendekatan ini berdasarkan dua pilar utama, yaitu bahwa pendekatan pengendalian terbatas serta banyak masalah / risiko yang sudah dikendalikan sebelumnya. CB menggunakan solusi yang telah dikembangkan para ahli sebelumnya untuk mengendalikan pajanan bahan kimia di tempat kerja, dan merekomendasikan untuk tugas lain dengan situasi pajanan serupa.


Ini adalah pendekatan yang memfokuskan sumber daya pada pengendalian pajanan dan menjelaskan seberapa ketat risiko perlu dikelola. NIOSH menganggap CB sebagai alat yang berpotensi berguna untuk usaha kecil. Di negara-negara lain seperti UK, Jerman, Belanda dan Taiwan pendekatan ini sudah mulai dilakukan dan terutama dilakukan untuk usaha kecil dan menengah.


Occupational Exposure Banding (OEB) adalah pendekatan yang dapat memberikan panduan untuk menjalankan manajemen risiko keputusan ketika OEL / NAB teregulasi tidak tersedia. Occupational Exposure Banding tidak hanya memberikan estimasi konsentrasi udara yang diharapkan tetapi juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi dampak kesehatan dan target organ, mengidentifikasi risiko kesehatan yang membutuhkan komunikasi khusus, menginformasikan pelaksanaan intervensi pengendalian dan rencana kesiapsiagaan, menginformasikan keputusan health surveillance, dan memberikan informasi toksisitas kimia (yang penting) dengan segera.


NIOSH membagi bahan-bahan kimia yang mungkin terpajan oleh pekerja menjadi 5 rentang (band), sebagai berikut:

Gambar 1 – Occupational Exposure Banding


Band A dengan konsentrasi kontaminan dalam udara terbesar dan Band E dengan konsentrasi kontaminan dalam udara yang terkecil.


Proses Banding menggunakan pendekatan tiga Tier, sesuai gambar dibawah. Pemilihan yang paling tepat tingkat untuk situasi band tertentu tergantung pada kuantitas dan kualitas data yang tersedia dan

pelatihan dan keahlian pengguna yang melakukan banding.



Gambar 2 – Pendekatan 3 Tier


Pendekatan Tier 1

Tier 1 adalah proses tingkat penyaringan berdasarkan klasifikasi dan labelling bahan berbahaya sesuai Globally Harmonized System (GHS). Di Tier 1, pengguna menetapkan OEB berdasarkan kriteria yang selaras kode bahaya kesehatan (H-kode) dan kategori bahan berbahaya. Zat kimia dengan potensi menyebabkan efek kesehatan yang serius atau irreversibel pada dosis yang relatif rendah menjamin penugasan band D atau band E. Zat kimia yang cenderung menyebabkan efek kesehatan reversibel pada konsentrasi yang lebih tinggi adalah dikategorikan dalam band C. Band A dan B tidak dapat diterapkan dengan pendekatan Tier 1.


Gambar 3 – Pendekatan Tier 1


Pendekatan Tier 2

Tier 2 menghasilkan penugasan OEB berdasarkan data yang ditemukan terutama di sumber otoritatif (misal regulasi). Di Tier 2, pengguna menetapkan OEB berdasarkan temuan-temuan utama dari sumber literatur. Diperlukan pengetahuan yang cukup tinggi mengenai toksikologi. Beberapa titik akhir dari pendekatan Tier 2 lebih kuantitatif dibanding dengan hasil pendekatan Tier 1. Zat kimia akan ditentukan masuk ke dalam band A sampai E.


Gambar 4 – Pendekatan Tier 2


Pendekatan Tier - 3

Ketika pengguna ingin menganalisis potensi efek kesehatan manusia dari zat kimia melebihi Tier 2, atau ada data yang tidak cukup untuk mengikat bahan kimia di Tier 2, evaluasi lebih lanjut mungkin diperlukan. Ini mungkin melibatkan survei terperinci dari literatur dan analisis dampak kesehatan yang relevan serta analisa data pada sembilan titik akhir dari proses Tier 1 dan Tier 2.


Beberapa elemen penting yang perlu dilakukan dalam pendekatan Tier 3 adalah:

(1) melakukan pengkajian literatur yang ditargetkan dari bibliografi database dan artikel jurnal yang berisi informasi tentang zat kimia,

(2) memilih studi kritis tentang bahan kimia yang berkaitan dengan setiap titik akhir toksikologi yang dipertimbangkan,

(3) membaca secara kritis dan mengevaluasi studi untuk membedakan hasil toksikologi, termasuk informasi dosis- respon yang tersedia,

(4) menggunakan informasi ilmiah untuk membuat keputusan tentang rentang (band) yang sesuai untuk setiap titik akhir kesehatan, dan

(5) menentukan titik akhir band yang paling ketat dan menetapkan itu sebagai OEB keseluruhan.


Untuk informasi dan instruksi lebih rinci tentang cara melakukan banding untuk zat kimia dengan OEB, lihat OEB e-tool yang dapat diakses di situs web NIOSH (https://wwwn.cdc.gov/NIOSH-OEB/).


Referensi:

· Technical Report, The NIOSH Occupational Exposure Banding Process for Chemical Risk Management, July 2019

· https://www.cdc.gov/niosh/topics/ctrlbanding/default.html


NIOSH Control Banding
.pdf
Download PDF • 491KB

Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square